Sunday, March 15, 2015

Iman yang Hidup

"Tiba-tiba datanglah seorang yang sakit busung air berdiri di hadapan-Nya." Luk 14:2

Ayat Bacaan: Luk 14:1-6

Dari kisah hidup Yesus, dapat kita temukan, bahwa Yesus mau menyembuhkan seseorang ketika Dia melihat iman yang hidup dari orang tersebut. Berbagai contoh seperti wanita yang pendaharan dan sebagainya. Sehingga dapat kita pelajari, penggerak kuasa Allah adalah iman kita. Dari ayat bacaan ini dapat kita lihat kisah seorang yang disembuhkan penyakitnya oleh Yesus. Yang menggerakkan Yesus untuk menyembuhkan orang ini adalah karena imannya yang hidup. Lalu pertanyaannya, bagaimana membuat iman kita hidup?

Tiba-tiba. ketika Yesus datang ke rumah seorang pemimpin Farisi, orang yang sakit busung air ini dengan tiba-tiba mendekati Yesus. Kata tiba-tiba ini mengacu kepada kondisi yang tidak terencanakan. Orang busung air ini tidak berjanjian terlebih dahulu kepada Yesus, namun dengan iman dia berani datang mendekat pada Yesus. Iman yang hidup adalah iman yang memiliki semangat untuk bangkit. Tidak peduli kondisi apa yang terjadi, orang yang sakit busung air ini selalu melihat kesempatan untuk dia dapat sembuh. Sehingga ketika melihat Yesus, orang ini dengan cepat langsung mendekat kepada kesempatan tersebut.

Datanglah! Orang ini tidak menutup diri, ketika dia sakit dia tahu bahwa dia butuh pertolongan. Dia mau datang kepada Yesus untuk meminta dirinya disembuhkan. Seperti yang dikatakan di Yakobus 2 ayat 26, bahwa iman tanpa perbuatan hakekatnya adalah mati. Iman yang hidup berbicara dengan iman yang disertai dengan perbuatan. Apa yang sedang menjadi pergumulan anda akhir-akhir ini? Tindakan iman apa yang anda lakukan untuk membuat iman kita bisa hidup? Berdoalah minta hikmat Tuhan agar Tuhan memberitahu hal-hal yang harus kita perbuat untuk mengatasi permasalahan kita.

Berdiri di hadapan-Nya. Iman yang hidup adalah iman yang sesuai dengan Kebenaran Allah. Di Alkitab dicatat bahwa iman sebesar biji sesawi saja dapat memindahkan gunung (Mat 17:20). Hal ini berarti iman yang kecil saja bisa menghasilkan dampak yang sangat besar. Lalu, kenapa gunung permasalahan kita sampai saat ini sangat sulit sekali untuk kita pindahkan? Seringkali hal tersebut bukan dikarenakan iman kita yang kurang besar, tapi kita mengimani sesuatu yang keliru. Orang yang sakit busung air ini tidak berdiri di hadapan semua orang untuk meminta diri disembuhkan, tetapi orang ini berdiri di hadapan Yesus yang merupakan tabib segala tabib. Hal inilah yang menentukan gunung permasalahan dapat berpindah dalam hidup kita, mengimani hal yang benar.

Iman yang Hidup

Iman yang hidup ditentukan dari bagaimana kita mau berusaha untuk bangkit, tindakan iman yang kita lakukan, serta kebenaran iman itu sendiri. Dengan memperhatikan ketiga hal ini, kita akan dapat menghidupkan iman kita sehingga hari-hari yang kita lihat akan penuh dengan kemenangan. Tidak ada proses yang mudah, semua dimulai dengan iman yang hidup dan diakhiri dengan kemenangan!

No comments:

Post a Comment